EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum
Rabu, 01 April 2026
HARI RABU DALAM PEKAN SUCI
Injil: Mat. 26 : 14 – 25
TAK KENAL MAKA TAK SAYANG
Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: “Yesus tak pernah berhenti menyadarkan kita dengan cinta-Nya tanpa batas sekalipun kita gagal dan terus berdosa. Inilah yang dilakukan terhadap Yudas, murid-Nya, yang sekalipun akan menjual-Nya tapi Yesus tetap mencintai-Nya. Maka kenalilah Yesus secara pribadi sehingga Anda tidak akan menukar-Nya dengan cinta, uang atau jabatan yang ditawarkan kepadamu.”
Kisah injil hari ini menampilkan perbedaan karakter antara Yudas dan para murid yang lain. Jawaban mereka mencerminkan tingkat kedalaman pengenalan dan persahabatan antara mereka ( para murid ) dengan Yesus
Dimulai dengan pernyataan Yesus: “Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” ( ayat 21 )
Dan jawaban berbeda diberikan oleh:
1) Kelompok 11 Murid yang lain: “Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: “Bukan aku, ya Tuhan?” ( ayat 22 )
2) Sedangkan Yudas sendiri memberi jawaban lain: “Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: “Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya: “Engkau telah mengatakannya.” ( ayat 25 )
Perbedaan antara:
– Bukan aku, ya Tuhan?
– Bukan aku, ya Rabi?( Yudas )
Perbedaan di atas menjadi akar dari karakter para murid: Kesebelas murid yang lain mengenal Yesus sebagai Guru dan Tuhan, sedangkan Yudas hanya mengenal-Nya sebagai Rabi. Akhirnya Yudas menggantikan Yesus di hatinya dengan cinta akan uang.
Pesan dan pertanyaan refleksif bagi kita di pagi ini:
1) Sudahkah Anda mengenal Yesus secara pribadi dan menjadikan-Nya sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamatmu?
2) Sejauh manakah pengenalan akan Yesus mengubah cara bicara dan tindakan serta perbuatanmu setiap hari?
3) Jangan menggantikan atau bahkan menjual Yesus demi cinta, kedudukan atau harta benda lainnya.
Ingatlah kata-kata Santa Teresia dari Avila: “Tuhan saja sudah cukup.” Katakanlah kepada jiwamu: “Aku tidak sekedar menginginkan Yesus, tapi aku sungguh membutuhkan-Nya untuk hidupku dan keselamatanku kelak.”
Selamat menyongsong Tri Hari Suci Paskah untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

